MIU Login

Journal of Islamic Architecture (JIA) Program Studi Teknik Arsitektur UIN Malang Bahas Kebijakan AI dan Authorship, Perkuat Integritas Publikasi Ilmiah

Malang – Journal of Islamic Architecture (JIA) Program Studi Teknik Arsitektur UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Rapat Editorial dan Diskusi Kebijakan Artificial Intelligence (AI) serta Authorship di Studio 5 Program Studi Teknik Arsitektur, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola editorial sekaligus merespons perkembangan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam publikasi ilmiah.
Rapat yang diikuti oleh tim editor JIA tersebut membahas berbagai agenda penting, mulai dari evaluasi proses editorial, peningkatan kualitas pengelolaan jurnal, hingga penyusunan kebijakan terkait penggunaan AI dalam penulisan naskah ilmiah. Diskusi juga menitikberatkan pada aspek authorship guna memastikan setiap publikasi tetap menjunjung tinggi prinsip integritas akademik, transparansi, dan etika publikasi.

Seiring semakin luasnya penggunaan teknologi AI dalam dunia akademik, JIA memandang perlunya pedoman yang jelas agar pemanfaatannya tetap berada dalam koridor etika ilmiah. AI diposisikan sebagai alat bantu yang dapat mendukung proses penulisan, namun tidak menggantikan kontribusi intelektual penulis maupun tanggung jawab akademiknya. Pendekatan tersebut sejalan dengan tren kebijakan berbagai jurnal ilmiah internasional yang menekankan transparansi penggunaan AI dan kejelasan kontribusi setiap penulis.

Selain membahas kebijakan AI, forum editorial juga mengevaluasi berbagai aspek pengelolaan jurnal, termasuk peningkatan kualitas naskah, efektivitas proses peer review, serta strategi menjaga reputasi JIA sebagai jurnal bereputasi internasional di bidang arsitektur Islam. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen JIA untuk terus meningkatkan standar publikasi ilmiah dan mempertahankan daya saingnya di tingkat global.
Melalui rapat editorial ini, Journal of Islamic Architecture menegaskan komitmennya dalam menghadirkan tata kelola jurnal yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai-nilai integritas akademik. Hasil diskusi diharapkan menjadi dasar penyempurnaan kebijakan editorial sehingga JIA tetap mampu menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas, kredibel, dan relevan dengan dinamika riset arsitektur di tingkat internasional.

Berita Terkait