MALANG – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA) ‘Hajar Aswad’ UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bekerja sama dengan Program Studi Teknik Arsitektur kembali menggelar agenda diskusi berkala “Cangkrukan 3.0”.
Mengangkat tema “Architecture Beyond Form: Creating Spaces That Shape Experience”, kegiatan ini hadir sebagai wadah diskusi interaktif untuk mendalami bagaimana perancangan arsitektur tidak sekadar berfokus pada bentuk visual semata, melainkan juga menciptakan pengalaman ruang yang bermakna.
Acara berlangsung pada hari Kamis, 1 Oktober 2026, berlokasi di Pangupojiwo Cafe, Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa arsitektur dari berbagai kampus di Malang, kalangan akademisi, serta praktisi di bidang desain dan arsitektur.
Cangkrukan 3.0 menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya, yaitu Ar. Ary Indrajanto (Aboday) dan Dr. Ar. Defry Agatha Ardianta (ITS). Dalam pemaparannya, kedua narasumber membagikan insight mengenai pentingnya pendekatan kontekstual dan panca indra dalam merancang ruang yang mampu membentuk pengalaman emosional pengguna.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari narasumber. Setelah jeda ISHOMA, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi serta tanya jawab interaktif yang disambut antusias oleh para peserta sebelum diakhiri dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan wawasan baru serta pemahaman mendalam terkait pendekatan desain berbasis pengalaman ruang (space experience). Selain itu, acara ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan jejaring antar sesama mahasiswa serta praktisi arsitektur.
Sebagai penutup, Cangkrukan 3.0 diharapkan dapat terus berlanjut pada edisi-edisi mendatang sebagai ruang belajar kolaboratif yang inklusif dan menginspirasi bagi komunitas arsitektur di Malang dan sekitarnya.





