Kegiatan studi observasi Mata Kuliah Teknologi Bangunan III dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Arsitektur UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada tanggal 2 Maret 2026 di kawasan Gedung Manasik Haji, Perumahan Tirtasani Estate, Tanjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran yang berfokus pada sistem struktur bangunan dan pengolahan lahan berkontur. Mahasiswa secara langsung mengamati proses teknis yang terjadi di lapangan untuk memahami penerapan teori yang telah dipelajari di kelas. Observasi ini didampingi oleh sejumlah dosen, yaitu Dr. Agus Subaqin, M.T., Andi Baso Mappaturi, M.T., HDII, Ar. Moh. Arsyad Bahar, M.Sc., IAI, Krisna Adi Permana, M.T., Harida Samudro, M.Ars., dan Dr. A. Farid Nazaruddin, M.T. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa terkait praktik konstruksi. Selain itu, mahasiswa juga diajak untuk menganalisis kondisi lahan dan metode penanganannya. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi sarana integrasi antara teori dan praktik secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengamati secara khusus proses cut and fill yang diterapkan pada lahan berkontur di lokasi proyek. Proses ini dilakukan untuk meratakan permukaan tanah dengan cara memotong bagian tertentu dan menimbun bagian lainnya secara seimbang. Mahasiswa mempelajari bagaimana perhitungan volume tanah dilakukan agar efisien dan tidak menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan. Selain itu, mereka juga memperhatikan aspek teknis seperti stabilitas tanah dan sistem drainase yang diterapkan. Para dosen memberikan penjelasan langsung di lapangan mengenai langkah-langkah yang dilakukan dalam proses tersebut. Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi terkait kendala yang mungkin muncul dalam pengerjaan proyek. Hal ini membantu mahasiswa memahami kompleksitas dalam pengolahan lahan berkontur secara lebih mendalam.

Kegiatan observasi ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para mahasiswa. Mereka aktif mencatat, mendokumentasikan, serta menganalisis setiap proses yang berlangsung di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam bidang teknologi bangunan. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya penerapan prinsip ramah lingkungan dalam setiap proses konstruksi. Para dosen menekankan bahwa efisiensi dan keberlanjutan harus menjadi prioritas dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek. Hasil dari observasi ini nantinya akan dijadikan bahan laporan dan diskusi lanjutan di kelas. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman lapangan, tetapi juga memperkaya wawasan akademik mahasiswa secara komprehensif.





