Program Studi Arsitektur UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kuliah tamu pada 2 Desember 2025. Acara ini menghadirkan Dr. Ir. Laina Hima Sari, S.T., M.Sc, Kepala Departemen Arsitektur dan Perencanaan Universitas Syiah Kuala Aceh, sebagai narasumber. Kuliah tamu berlangsung di Auditorium Selatan Fakultas Sains dan Teknologi. Materi yang dibawakan bertajuk “Reviving Lost Traditional Architecture Through an Environmental Impact Perspective: A Case Study of Aceh, Indonesia.” Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen yang antusias memperdalam pemahaman tentang arsitektur tradisional.
Dalam penyampaiannya, Dr. Laina menjelaskan pentingnya pelestarian arsitektur tradisional yang mulai hilang akibat perubahan zaman. Ia menekankan bahwa perspektif dampak lingkungan harus menjadi dasar dalam menghidupkan kembali nilai-nilai arsitektur lokal. Studi kasus Aceh menjadi contoh nyata bagaimana tradisi dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan. Mahasiswa diberi kesempatan untuk berdiskusi mengenai tantangan pelestarian arsitektur tradisional di berbagai daerah. Suasana kuliah tampak aktif karena banyak peserta yang mengajukan pertanyaan.

Pihak Program Studi Arsitektur menilai kuliah tamu ini sangat bermanfaat dalam memperkaya wawasan mahasiswa mengenai isu-isu arsitektur berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat jaringan akademik antara UIN Malang dan Universitas Syiah Kuala Aceh. Acara diakhiri dengan penyerahan cenderamata kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan guna menambah pengetahuan dan pengalaman akademik. Kuliah tamu ini sekaligus menegaskan komitmen program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dan berorientasi masa depan.





