Mahasiswa Program Studi Arsitektur UIN Maulana Malik Ibrahim Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan AFAIR UI Forum & Student Presentation 2026 yang berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026 hingga Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Indonesia Design District (IDD), PIK 2, Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian Architecture Fair Universitas Indonesia (AFAIR UI). AFAIR UI 2026 mengusung tema “The Blueprint of Control” yang membahas isu kesadaran, sistem, dan kontrol dalam arsitektur. Melalui acara ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menampilkan gagasan serta proses berpikir desain di tingkat nasional. Keikutsertaan mahasiswa Arsitektur UIN Malang menjadi pengalaman berharga untuk belajar dan bertukar perspektif dengan peserta dari berbagai kampus.

Pada kategori Top 30 Presenter, beberapa mahasiswa Arsitektur UIN Malang berhasil lolos dan mempresentasikan karya secara langsung. Mereka adalah Andy Miftachus Surur dengan Sync the Urban Life, Syahrur Rahman Siregar melalui Phase: Restart, Nur Hardiansyah dengan Mentiflux, Rieki Za Fazlemawla Wardhana lewat Malengkung, Fikri Haikal Ibnu Taufik melalui Karatala, serta Nuzilatus Sa’adah dengan karya Saka Bumi – A Place to Pause in the City. Seluruh peserta dari Arsitektur UIN Maulana Malik Ibrahim Malang didampingi langsung oleh Ketua Program Studi Dr. Agus Subaqin, M.T. Dalam sesi ini, mahasiswa memaparkan ide, latar belakang desain, serta isu yang diangkat dalam karya masing-masing. Presentasi berlangsung secara interaktif dengan masukan langsung dari para reviewer. Pengalaman ini menjadi pembelajaran penting dalam mengasah kemampuan komunikasi dan pemikiran kritis mahasiswa.
Selain sesi presentasi, mahasiswa Arsitektur UIN Malang juga terlibat sebagai Top 100 Exhibitor AFAIR UI 2026. Beberapa di antaranya adalah Ahmat Jabbar dengan La Lustrava, Belvana Fidela Latifah melalui Hybridizing Heritage, Rieki Za Fazlemawla Wardhana dengan Lingkar Tentrem, Aulia Sabrina Salsabila lewat La Risata della Terra (Terralude), Nabila Zahidah dengan Panarooma, Thalya Nadhiffa Hayunnisa melalui Grihantara House, Zahra Dinah Sofyani dengan Gaia’s Atelier House, serta Ardyka Pramadhanta Rakanandhira lewat Anta Beranta Resort. Karya-karya tersebut dipamerkan bersama karya mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Partisipasi ini menjadi bentuk apresiasi atas proses belajar yang dijalani mahasiswa selama perkuliahan. Melalui AFAIR UI 2026, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk terus berkarya dan berkembang.





